Salammmmmmmmmmmmm..
Baru aku tau neh...lelaki pon ada menopos jugak!!! lalalalalala
So, aku dah tau le ngape bos2 lelaki yg berumur ni selalu moody....hahahahahaha
Mencikk!!!!!!!!!!! rasa nak print and suruh derang baca tau!!! suke2 nak marah and suke nak suke2!!!
Wohoooooooooooo aku copy paste dari SINIBenarkah lelaki mengalami 'menopause'? Ya. Ternyata lelaki yang memasuki usia 40-an juga mengalami kemunduran level hormone testosterone yang dikenal dengan andropause.
Andropause
Ingin Tahu Pada saat mencapai usia diatas 50 tahun, pria mengalami fenomena yang hampir mirip menopause pada wanita, dan disebut andropause. Pada wanita, masa menopause memiliki batas yang jelas, yakni berhentinya haid sebagai tanda perubahan dari masa reproduksi menuju masa senja, sedangkan pada pria batas tersebut tidak jelas. Namun demikian, keduanya sama-sama mengalami penurunan kadar hormon seks. Pada wanita, yang menurun adalah kadar estrogen, sedangkan pada pria kadar testosteronnya. Penurunan kadar steroid seks tersebut menyebabkan perubahan-perubahan, yang akan disertai dengan berubahnya sikap dan emosi, kelelahan, berkurangnya energi, menurunnya libido dan ketangkasan fisik. Berbeda dengan menopause yang secara umum terjadi pada wanita di usia 45-55 tahun, maka masa perubahan andropause pada pria ini mungkin lebih panjang dan secara bertahap.
Definisi andropause (andro = laki-laki, pause = berhenti) adalah berhentinya fungsi maskulin (kelaki-lakian) akibat hilangnya fungsi testis (buah zakar) dan/atau kelenjar anak ginjal (adrenal) dalam memproduksi hormon testosteron, yang ditandai dengan sekumpulan gejala. Sebagian pakar beranggapan bahwa istilah andropause secara biologis kurang tepat, karena di sini tidak terjadi penghentian fungsi dalam arti sesungguhnya. Produksi spermatozoa terus berlangsung meski dalam jumlah lebih sedikit. Fungsi seksual maupun fertilitas masih terjadi, hanya memang menurun. Pada andropause tidak terjadi penghentian proses biologis tertentu, melainkan hanya kemunduran fungsi sejumlah organ tubuh, termasuk fungsi seksual. Istilah andropause tersebut lebih ditujukan untuk sindrom klinis yang ditandai perubahan fisik dan emosional pada pria yang dihubungkan dengan proses penuaan dan menurunnya kadar hormon steroid seks secara bermakna.
Penyebab
Andropause disebabkan oleh menurunnya jumlah hormon seks tertentu dalam tubuh seiring proses penuaan, terutama testosteron. Mulai sekitar umur 30-an, kadar testosteron menurun sekitar 10% tiap 10 tahun. Pada saat yang sama, faktor lain dalam tubuh yang disebut globulin pengikat hormon seks (sex hormone binding globulin atau SHBG) meningkat. SHBG mengikat lebih banyak testosteron yang beredar dalam darah dan membuat testosteron tidak dapat mengeluarkan pengaruhnya pada jaringan-jaringan tubuh. Akibatnya testosteron bebas yang tersisa (bioavailable testosterone) semakin sedikit untuk menjalankan fungsi-fungsinya.
panjang benau ni...korang sambung le baca kat SINI eh...
nak print nak bagi somi terchenta aku baca...lalalalala
~~adiozzzzzzzzzzzzzzz~~








